-- detikFinance - Thursday, 1 April 2010 -- Nurul Qomariyah - detikFinance
Jakarta - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) berhasil mencetak lompatan laba bersih hingga 882% selama tahun 2009. Lompatan laba ini terutama berasal dari peningkatan penjualan gas pada usaha distribusi selama tahun 2009.
PGN pada tahun 2009 berhasil mencetak laba bersih Rp 6,223 triliun, atau meningkat tajam dibandingkan laba bersih tahun 2008 yang sebesar Rp 634 miliar.
Penjualan perseroan naik dari Rp 12,794 triliun pada 2008 menjadi Rp 18,024 triliun. Kontribusi pendapatan
Tampilkan postingan dengan label BERITA BISNIS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BERITA BISNIS. Tampilkan semua postingan
Kapitalisasi Astra Tertinggi
- 16.08
- Write comment
-- Okezone - Wednesday, 24 March 2010 --
baca selengkapnya >>
JAKARTA - PT Astra International Tbk (ASII) kini menjadi penguasa baru Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan nilai kapitalisasi tertinggi sebesar Rp165,21 triliun.
Dengan kapitalisasi pasar setinggi itu, Astra berhasil mengalahkan PT Telkom Tbk yang telah lama menguasai lantai bursa. Astra resmi menjadi raja BEI dengan nilai kapitalisasi mencapai Rp162,74 triliun pada perdagangan Senin (22/3) lalu. Perseroan kemudian mengukuhkan posisinya setelah harga sahamnya kembali menguat Rp600 (1,46 persen) pada perdagangan kemarin menjadi Rp40.800 per lembar saham. Maka, total kapitalisasi Astra kini menjadi Rp165,21 triliun. Astra menggeser PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) yang lama menguasai lantai bursa. Harga saham Telkom pada hari pertama awal pekan ini turun 2,42 persen menjadi Rp8.050.
Posisi Telkom bahkan makin melemah setelah kemarin harga sahamnya turun Rp50 (0,62 persen) menjadi
Dengan kapitalisasi pasar setinggi itu, Astra berhasil mengalahkan PT Telkom Tbk yang telah lama menguasai lantai bursa. Astra resmi menjadi raja BEI dengan nilai kapitalisasi mencapai Rp162,74 triliun pada perdagangan Senin (22/3) lalu. Perseroan kemudian mengukuhkan posisinya setelah harga sahamnya kembali menguat Rp600 (1,46 persen) pada perdagangan kemarin menjadi Rp40.800 per lembar saham. Maka, total kapitalisasi Astra kini menjadi Rp165,21 triliun. Astra menggeser PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) yang lama menguasai lantai bursa. Harga saham Telkom pada hari pertama awal pekan ini turun 2,42 persen menjadi Rp8.050.
Posisi Telkom bahkan makin melemah setelah kemarin harga sahamnya turun Rp50 (0,62 persen) menjadi
Pertamina Pesan 10 Kapal Tanker
- 16.07
- Write comment
-- Kompas - Wednesday, 24 March 2010 --
baca selengkapnya >>
JAKARTA, KOMPAS.com — Industri galangan kapal bisa bernapas lega. Sebab, tahun ini, order pembuatan kapal dalam negeri sepertinya akan bergairah. Salah satu perusahaan yang akan memesan kapal adalah PT Pertamina. Rencananya, tahun ini Pertamina akan memesan sedikitnya 10 kapal tanker baru untuk kebutuhan mereka.
Suhartoko, Senior Vice President of Shipping Pertamina, memastikan, Pertamina akan segera menggelar tender enam kapal minyak tanker dan empat kapal elpiji. Nilai investasinya sekitar 200 juta dollar AS. "Tender enam kapal tanker pada April, sedangkan tender empat kapal elpiji akhir tahun ini," katanya, Selasa (23/3/2010).
Menurut Suhartoko, enam kapal tanker itu untuk memenuhi 10 kapal Pertamina tahun ini hingga 2015. Pertamina akan mengutamakan industri galangan kapal dalam negeri untuk 10 kapal itu, sepanjang galangan tersebut memenuhi kriteria dan kebutuhan Pertamina. Saat ini Pertamina telah mengoperasikan 165-170
Menurut Suhartoko, enam kapal tanker itu untuk memenuhi 10 kapal Pertamina tahun ini hingga 2015. Pertamina akan mengutamakan industri galangan kapal dalam negeri untuk 10 kapal itu, sepanjang galangan tersebut memenuhi kriteria dan kebutuhan Pertamina. Saat ini Pertamina telah mengoperasikan 165-170
Bank Mega Catatkan Kenaikan Laba 6,97%
- 16.06
- Write comment
-- Okezone - Wednesday, 24 March 2010 --
baca selengkapnya >>
Widi Agustian - Okezone
JAKARTA - Bank yang dimiliki oleh konglomerat Chairul Tanjung (Para Group), PT Bank Mega Tbk (MEGA) mencatatkan kenaikan tipis laba bersih sebesar 6,97 persen pada 2009 lalu menjadi Rp537 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp502 miliar.
Demikian diungkapkan Direktur Utama MEGA Yungky Setiawan dalam laporan keuangan perseroan yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (24/3/2010).
Perseroan menghasilkan pendapatan selain bunga yang melonjak cukup signifikan yakni sebesar 141,28 persen menjadi Rp678 miliar dari sebelumnya yang sebesar Rp281 miliar. Sehingga dapat mengkover
JAKARTA - Bank yang dimiliki oleh konglomerat Chairul Tanjung (Para Group), PT Bank Mega Tbk (MEGA) mencatatkan kenaikan tipis laba bersih sebesar 6,97 persen pada 2009 lalu menjadi Rp537 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp502 miliar.
Demikian diungkapkan Direktur Utama MEGA Yungky Setiawan dalam laporan keuangan perseroan yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (24/3/2010).
Perseroan menghasilkan pendapatan selain bunga yang melonjak cukup signifikan yakni sebesar 141,28 persen menjadi Rp678 miliar dari sebelumnya yang sebesar Rp281 miliar. Sehingga dapat mengkover
Laba Bersih Mandiri Capai Rp 7,16 Triliun
- 11.50
- Write comment
-- Kompas - Tuesday, 23 March 2010 --
baca selengkapnya >>
JAKARTA, KOMPAS.com - Sepanjang tahun 2009 , PT Bank Mandiri Tbk mencatatkan pertumbuhan laba bersih menjadi Rp 7,16 triliun atau naik 34,7 persen sebesar Rp 1,84 triliun dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya Rp 5,31 triliun. Demikian disampaikan Direktur Utama Bank Mandiri Agus Martowardojo, saat jumpa pers, di Plaza Mandiri, Jakarta, Senin ( 22/3/2010 ) .
"Bank Mandiri berhasil meningkatkan laba bersih dibandingkan tahun 2008 lalu," kata Agus.
Agus memaparkan pertumbuhan laba bersih ini didorong oleh kenaikan laba operasi dari Rp 7,91 triliun menjadi Rp 10,43 triliun.
Agus memaparkan pertumbuhan laba bersih ini didorong oleh kenaikan laba operasi dari Rp 7,91 triliun menjadi Rp 10,43 triliun.
2009, Laba BUMN Capai Rp74 Triliun
- 11.43
- Write comment
-- Okezone - Monday, 22 March 2010 --
baca selengkapnya >>
CIKAMPEK - Kementerian BUMN selama 2009 mencatatkan jumlah nilai aktiva seluruh BUMN sebesar Rp2.150 triliun, dengan nilai omzet mencapai Rp930 triliun, dan laba mencapai Rp74 triliun.
Sementara itu, anggaran belanja modal mencapai Rp107 triliun dan belanja operasional mencapai Rp710 triliun.
Hal tersebut terungkap dalam laporan tertulis Kementerian BUMN yang diterima okezone, dalam acara Rapat Kerja Kedeputian Bidang Usaha Agro Industri, Kehutanan, Kertas, Percetakan dan Penerbitan, dengan tema Sinergi BUMN dalam rangka Peningkatan Nilai Perusahaan, di Graha PT Pupuk Kujang, Jalan Ahmad Yani, Cikampek, Senin (22/3/2010).
Sementara itu, anggaran belanja modal mencapai Rp107 triliun dan belanja operasional mencapai Rp710 triliun.
Hal tersebut terungkap dalam laporan tertulis Kementerian BUMN yang diterima okezone, dalam acara Rapat Kerja Kedeputian Bidang Usaha Agro Industri, Kehutanan, Kertas, Percetakan dan Penerbitan, dengan tema Sinergi BUMN dalam rangka Peningkatan Nilai Perusahaan, di Graha PT Pupuk Kujang, Jalan Ahmad Yani, Cikampek, Senin (22/3/2010).
Aset BUMN Tak Pernah Direvaluasi
- 11.38
- Write comment
-- Kompas - Thursday, 18 March 2010 --
baca selengkapnya >>
JAKARTA, KOMPAS.com - Aset badan-badan usaha milik negara atau BUMN sudah sangat lama tidak dihitung ulang atau revaluasi karena kebijakan pemerintah yang membiarkan nilai aset tersebut tetap pada nilai buku atau harga pada saat pembeliannya. Ini akan menjadi masalah besar pada saat pemerintah berniat menggabungkan beberapa kelompok BUMN ke dalam perusahaan induk atau holding pada tahun 2010.
"Aset-aset BUMN itu tidak pernah direvaluasi. Kalau saat ini dicari harga pasarnya, nilai asetnya bisa saja melonjak menjadi 10 kali lipat. Ini menjadi masalah besar karena nilai hasil revaluasi akan menjadi dasar pengenaan pajak pada saat BUMN-BUMN itu di gabungkan ke dalam satu holding, " ungkap Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Melchias Markus Mekeng di Jakarta, Kamis (18/3/2010) saat berbicara dalam dalam Forum Diskusi Terfokus tentang Urgensi Pilihan Kebijakan Holding BUMN Perkebunan Menuju
"Aset-aset BUMN itu tidak pernah direvaluasi. Kalau saat ini dicari harga pasarnya, nilai asetnya bisa saja melonjak menjadi 10 kali lipat. Ini menjadi masalah besar karena nilai hasil revaluasi akan menjadi dasar pengenaan pajak pada saat BUMN-BUMN itu di gabungkan ke dalam satu holding, " ungkap Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Melchias Markus Mekeng di Jakarta, Kamis (18/3/2010) saat berbicara dalam dalam Forum Diskusi Terfokus tentang Urgensi Pilihan Kebijakan Holding BUMN Perkebunan Menuju
Axiata Jual 20 Persen Saham XL
- 14.45
- Write comment
-- Kompas - Monday, 15 March 2010 --
baca selengkapnya >>
JAKARTA, KOMPAS.com - Pemegang saham mayoritas PT XL Axiata Tbk (EXCL), Axiata Group Bhd, berniat melepas 20 persen sahamnya di EXCL ke pasar lewat mekanisme placement (penawaran saham terbatas).
Penjualan saham tersebut bertujuan meningkatkan likuiditas saham EXCL di Bursa Efek Indonesia (BEI). Berdasarkan harga saham EXCL di pasar saat ini yang sebesar Rp 3.550 per saham, maka Axiata Group berpotensi mengantongi dana segar sekitar Rp 6,11 triliun.
Dalam surat keterbukaan informasi yang disampaikan Axiata Group kepada bursa efek Malaysia, Jumat pekan lalu (12/3/2010), Dato’ Sri Jamaludin Ibrahim, CEO Axiata, mengatakan XL telah mengalami
Penjualan saham tersebut bertujuan meningkatkan likuiditas saham EXCL di Bursa Efek Indonesia (BEI). Berdasarkan harga saham EXCL di pasar saat ini yang sebesar Rp 3.550 per saham, maka Axiata Group berpotensi mengantongi dana segar sekitar Rp 6,11 triliun.
Dalam surat keterbukaan informasi yang disampaikan Axiata Group kepada bursa efek Malaysia, Jumat pekan lalu (12/3/2010), Dato’ Sri Jamaludin Ibrahim, CEO Axiata, mengatakan XL telah mengalami
Laba PP 2009 lebih tinggi 1,4% dari estimasi
- 14.42
- Write comment
-- Bisnis Indonesia - Monday, 15 March 2010 --
JAKARTA (Bisnis.com): PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) mencetak laba bersih Rp163,26 miliar, 1,4% lebih tinggi dari perkiraan semula Rp161 miliar.
Bila dibandingkan dengan posisi 2008, laba bersih BUMN konstruksi itu tumbuh 34,25% pada akhir tahun lalu karena pertumbuhan pendapatan dan laba usaha.
Manajemen PP pada tahun ini menargetkan bisa meraup laba besih Rp367 miliar, melonjak 124,79% dibandingkan dengan realisasi laba tahun lalu.
baca selengkapnya >>
JAKARTA (Bisnis.com): PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) mencetak laba bersih Rp163,26 miliar, 1,4% lebih tinggi dari perkiraan semula Rp161 miliar.
Bila dibandingkan dengan posisi 2008, laba bersih BUMN konstruksi itu tumbuh 34,25% pada akhir tahun lalu karena pertumbuhan pendapatan dan laba usaha.
Manajemen PP pada tahun ini menargetkan bisa meraup laba besih Rp367 miliar, melonjak 124,79% dibandingkan dengan realisasi laba tahun lalu.
Langganan:
Postingan (Atom)